Monthly Archives: June 2017

PERUBAHAN ZAMAN (10 JUNI 2017)

Ingatkah teman-teman 50 tahun yang lalu ketika kita masih berkomunikasi dengan surat? Atau 25 tahun yang lalu, ketika ingin berkomunikasi kita harus terlebih dahulu mencari telepon umum. Perlahan-lahan zaman mulai terus berubah dan alat komunikasi pun sekarang semakin canggih dengan adanya telepon pintar.

Cerita itulah yang diangkat sebagai tema Jabat kali ini yaitu “Perubahan Zaman” dengan kata acuan “Waktu”. Pertemuan dipandu oleh Pengarah Acara, TM Silvia yang dibantu oleh Penilai Umum, CC, CL Cephi dengan timnya. Tim Penilai Umum terdiri dari TM Lies sebagai Pemerhati Tata Bahasa, TM Medy sebagai Pemerhati Bunyi Tanpa Makna, TM Winda sebagai Pencatat Waktu dan TM Wenny sebagai Pengumpul Kertas Suara.

Pertemuan dibagi menjadi 3 sesi yaitu Sesi Pidato yang Dipersiapkan, Sesi Pidato Dadakan, dan Sesi Penilaian Umum. Pembicara pertama Sesi Pidato yang Dipersiapkan adalah TM Bagus dengan pidatonya yang berjudul “Pesona Pria Penghibur”. Tapi jangan salah sangka dulu karena pria penghibur adalah pria biasa yang mendedikasikan diri untuk menyenangkan hati pasangannya.

Pembicara kedua adalah TM Bima yang melalui pidatonya “Pemandu Wisata di Ragunan” bercerita mengenai pengalamannya saat menjadi seksi logistik di pertemuan luar ruangan Jabat di Ragunan. Pembicara ketiga adalah TM Vania yang menyampaikan tentang tips-tips untuk lebih mudah mengingat dengan “Mengingat Sebuah Nama”. Pembicara terakhir ialah ACB, ALB Iin yang membacakan puisi “Aku Tak Pernah Betul-Betul Pulang” karya Aan Mansyur, penulis puisi untuk film Ada apa dengan cinta.

Setelah Sesi Pidato yang Dipersiapkan, pertemuan dilanjutkan ke Sesi Pidato Dadakan yang dipandu oleh CC Fauzan. Dalam sesi ini, TM Hanni, TM Dimas, calon TM Angel, TM Wenny, dan TM Ulfah saling berlomba memberikan jawaban yang kreatif dalam 1 – 2 menit.

IMG-20170610-WA0004Sesi terakhir adalah Sesi Penilaian Umum. Di sesi ini CC Ikhsan, TM Cynthis, TM Sasti, dan ACB, ALB Hariadi masing-masing memberikan penilaian dan masukan untuk TM Bagus, TM Bima, TM Vania, dan ACB, ALB Iin. Akhirnya acara tiba di bagian yang ditunggu-tunggu yaitu Panggung Kehormatan. Di pertemuan kali ini TM Vania, calon TM Angel dan TM Sasti keluar sebagai juara favorit dari tiap-tiap sesi.

Pertemuan kemudian ditutup dengan pemberian sertifikat dan pin kepada pengurus Jabat periode 2016/2017. Demikianlah pertemuan Jabat pada hari itu. Sampai jumpa di pertemuan berikutnya.

IMG-20170610-WA0003.jpg

Foto Pertemuan 10 Juni 2017

Advertisements

PEMILIHAN KETUA BARU (3 JUNI 2017)

Pada pertemuan kali ini, ada yang istimewa!

Pertemuan tidak berlangsung selayaknya pertemuan biasa. Kali ini, Jabat memilih ketua klub baru! Periode pengurus 2016-2017 sudah hampir berakhir. Oleh karena itu, Jabat akan memilih ketua klub baru yang akan bersiap meneruskan kepemimpinan. Di Toastmasters, kepemimpinan adalah hal yang diuatamakan. Mengangkat visi “dimana pemimpin dibentuk”, Toastmasters memang berusaha melalui program pendidikannya untuk mencetak pemimpian selanjutnya.

Pertemuan kali ini dipimpin oleh TM Vania sebagai pengarah acara. Adapun susunan acara pada hari ini adalah Sesi Pidato Dadakan (diperuntukkan untuk melatih anggota dan tamu yang hadir untuk siap menjawab pertanyaan secara mendadak), Sesi Edukasi mengenai kepemimpinan dan pelayanan oleh TM Sasti, Sesi Kampanye & Tanya Jawab Kandidat, Pemungutan Suara dan Sesi yang ditunggu-tunggu adalah Pengumuman Ketua Terpilih.

Sesi pidato dadakan kali ini dipandu oleh TM Ikhsan, sesi ini berlangsung sangat seru. Ditambah dengan partisipasi beberapa anggota Toastmasters dari klub-klub lain membuat suasana pidato dadakan semakin mendebarkan. Sesi berikutnya adalah Sesi Edukasi oleh TM Sasti. Sesi ini mengangkat tema khusus dari materi The Successful Club Series yaitu “Kepemimpinan dan Pelayanan”. Sesi ini berlangsung 10 menit. Beberapa hal yang menjadi pokok bahasan dalam materi sesi ini adalah 1) Pemimpin harus memiliki pola pikir dan pola kerja melayani, 2) Melayani anggota akan membawa manfaat dan dampak yang signifikan bagi perkembangan anggota, dan, 3) Semua orang bisa menjadi pemimpin, asalkan dengan niat melayani.

Sesi berikutnya adalah sesi yang ditunggu-tunggu, yaitu Sesi Kampanye & Tanya Jawab Kandidat. Sesi ini dipandu oleh TMVania. Pada sesi ini, 3 Kandidat menyampaikan visi, misinya serta program kerja unggulan. Setiap kandidat memiliki waktu 5 menit untuk menyampaikan visi, misi dan program kerja. Sesi kemudian dilanjutkan dengan sesi Tanya Jawab yang mempersilahkan anggota Jabat yang hadir untuk mengajukan pertanyaannya kepada kandidat ketua baru Jabat.

Foto 1.png

(Gambar: Visi Misi Kandidat)

Sesi selanjutnya adalah pemungutan suara. Dari sesi ini diperoleh hasil terkait ketua Jabat baru yang terpilih. Ketua Jabat periode 2017-2018 adalah Fauzan Lubis, CC.Selamat!

Foto 2.png

(Gambar: Kandidat dalam sesi Tanya Jawab)

BERANI BERKATA TIDAK (27 MEI 2017)

IMG-20170527-WA0010.jpg(Gambar: Suasana setelah pertemuan Jabat 27/5)

Seringkali karena tidak enak hati kita sulit menolak atau berkata tidak pada ajakan orang lain. Kebiasaan ini memang baik, namun kadangkala kita harus mencermati kapan waktu untuk berkata iya dan tidak.

Pertemuan kali ini terinspirasi dari fenomena “tidak enakan” yang sedang banyak terjadi. Pertemuan yang berlangsung di ruang VIP lantai F3 Menara Kuningan Jakarta ini dipimpin oleh pengarah acara TM Lies. Ia dibantu oleh Penilai Umum TM Ulfa. Tema “Berani Berkata Tidak” dengan kata acuan “Tegas” dipergunakan dalam pertemuan ini. Kata acuan harus sering digunakan oleh setiap pembicara yang maju.

Sesi pada pertemuan kali ini terbagi menjadi tiga sesi. Sesi pertama adalah sesi pidato dipersiapkan. Sesi ini terdiri dari pembicara yang sudah menyiapkan pidatonya jauh hari sebelum dibawakan. Adapun pada hari ini, pembicara dalam sesi pertama berjumlah lima orang.

Pembicara pertama, TM Bagus dengan proyek BPD#1 nya. Proyek ini adalah langkah awal seorang anggota Toastmasters dalam pengembangan kemampuan berkomunikasinya. Pidato pertama, TM Bagus membawakan kisah mengenai kehidupan masa kecilnya dan bagaimana pola didik orang tua mempengaruhi sifat-sifatnya. Judul pidatonya adalah “Mengenang Masa Lalu” dengan penilai individu TM Fauzan. Pembicara kedua, TM Maharani yang membawakan BPD#3. Proyek ini mengharuskan TM Maharani untuk menyusun naskah pidato dengan teratur dan terstruktur. Pada pidatonya kali ini ia membawakan pidato dengan judul “Cinta Tak Kenal Usia”. Judul yang unik, membuat pidato kali ini sangat semarak untuk didengarkan. Ia bercerita bahwa cinta itu masalah rasa dan bukanlah perihal jarak usia. Penilai individunya adalah TM Ade Herawan.

Pembicara ketiga, TM Ikhsan yang membawakan BPD#6. Proyek ini mengharuskan TM Ikhsan untuk menggunakan olah vocal yang apik. Teknik vocal dalam berpidato sangat penting untuk menambah kesan dan mempertegas kalimat dalam pidato. TM Iksan dalam pidato “Manusia Purba” menceritakan mengenai masa lalunya yang sering mendapat cemooh dari teman-temannya. Cemoohan itu datang karena ketidakmampuan TM Ikhsan untuk mengucapkan beberapa kata seperti “r”,”s”, dan “t”. Penilai individu TM Ikhsan adalah TM Cephi. Pembicara keempat adalah TM Lambang. Proyek yang ia bawakan adalah BPD#7 “Tunjang dengan penelitian”. Proyek ini mengharuskan TM Lambang untuk apik membuat pidato dengan mensisipi penelitian yang sudah dipublikasikan oleh lembaga atau media terpercaya. Judul yang menarik, “3 Cara Untuk Kaya” berhasil membuat hadirin penasaran dengan isi pidatonya. Ia menceritakan 3 cara penting untuk menjadi kaya. Penilai individunya adalah TM Diana.

Pembicara kelima, TM Indri. Ia membawakan proyek pidato dari BPL “Entertaining Speaker”. Pidato dengan judul “Liburan” mengajak hadirin untuk larut dalam ide-ide unik untuk berlibur ala TM Indri. Penilai Individunya adalah TM Hariadi. Sesi kedua adalah sesi pidato dadakan yang dipimpin oleh TM Harlina. Karakteristik sesi ini yang membuat tegang siapapun diruangan berhasil memacu adrenalin anggota dan tamu yang hadir.

Sesi ketiga adalah sesi panggung kehormaatan. Sesi ini dipimpin oleh TM Meity. Sesi ini mengumumkan siapa saja pembicara favorit dari dua sesi sebelumnya. Pembicara favorit untuk sesi pidato dipersiapkan adalah TM Ikhsan , sesi pidato dadakan adalah TM Iin, dan Penilai Individu terfavorit adalah TM Diana.

IMG-20170527-WA0009.jpg

(Gambar: Sesi Panggung Kehormatan)
Pemegang peran :
Pengarah Acara: TM Lies; Penilai Umum: TM Ulfa;Pemerhati Tata Bahasa : Wenny TM;Penghitung Bunyi Tanpa Makna : Winda TM; Pencatat Waktu : Medy TM; Pengumpul Kertas Suara : Meity TM

MEMBAGI WAKTU (20 MEI 2017)

Pertemuan kali ini kembali diadakan di Menara Kuningan Jakarta. Walaupun hari Sabtu selalu identik dengan bermalas-malasan, tetapi anggota dan tamu yang hadir hari ini menunjukkan semangatnya untuk terus belajar dan mengasah kemampuan berkomunikasi dan kepemimpinan.

Hari ini, 20 Mei 2017pertemuan diarahkan oleh TM Bagus selaku pengarah acara. Tugasnya kali ini akan dibantu oleh TM Hanni sebagai penilai umum dengan tim TM Wenny (pemerhati tata bahasa), TM Wicak (penghitung bunyi tanpa makna), TM Neli (pencatat waktu), dan TM Ulfa (penghitung kertas suara). Pertemuan kali ini mengangkat tema “Membagi Waktu” dengan kata acuan “Komitmen”.

Sesi dalam pertemuan ini dibagi menjadi empat sesi. Sesi tersebut adalah sesi pidato yang dipersiapkan, sesi pidato dadakan, sesi penilaian umum dan sesi panggung kehormatan. Pada sesi pertama yaitu sesi pidato yang dipersiapkan Jabat memiliki empat pembicara.

Pembicara pertama adalah TM Vania. Pidatonya kali ini diambil dari proyek buku panduan dasar ke-4 “Ucapkan dengan Benar”. Dokter yang memiliki ciri khas pidato dengan istilah medis ini, pada pertemuan kali ini membawakan pidato dengan judul “Narsisme Membunuhmu”. Pidato ini menarik karena mengungkap fakta bahwa seseorang yang terbiasa berlaku narsis memiliki kecenderungan terkena sindrom gangguan kepribadian. Pidatonya ini mengajak agar kita semua yang mendengarkan untuk mengurangi narsisme tersebut dengan menyadari bahwa di atas langit masih ada langit. Di atas diri kita masih banyak hal baik dari orang lain. TM Vania dinilai oleh penilai individu, TM Sasti.

Pembicara kedua adalah TM Teguh. Hari ini adalah hari yang menggembirakan bagi TM Teguh, karena tepat di pertemuan ini, TM Teguh akan menyelesaikan proyek buku panduan dasar ke-10 “Menghilhami Pendengar”. Kali ini TM Teguh sangat kreatif. Mengangkat tema “Pengubah suasana hati, TM Teguh bercerita mengenai musik yang mampu merubah suasana hatinya. Ia juga membuka fakta bahwa “kebanyakan dari manusia cenderung mendengarkan genre music yang sama dengan suasana hati pada saat mereka mendengarkan. Semisal: pada saat sedih mendengarkan musik sedih.”. Padahal, hal ini sangat tidak baik karena justru akan memperburuk suasana hati. TM Teguh dalam pidatonya ini mengajak pendengarnya untuk mulai mendengarkan music yang bersemangat ketika memiliki suasana hati yang buruk atau sedih. TM Teguh dinilai oleh penilai individu, TM Indri.

Pembicara ketiga adalah TM Bima. Kali ini TM Bima membawakan pidato dari proyek buku panduan dasar ke-4 “Ucapakan dengan Benar”. Judul pidatonya adalah “Bertindak dengan Cepat”. Dalam pidatonya kali ini TM Bima menceritakan kisahnya pada saat mengadakan pertemuan luar ruangan Jabat di Ragunan. Ia bercerita bahwa perlu persiapan yang matang dan kesigapan dalam menentukan pilihan juga keputusan pada saat melaksanakan kegiatan. Pesan yang disampaikan TM Bima pada pidato kali ini adalah agar pendengarnya mampu mengambil keputusan tegas pada saat genting. TM Bima dinilai oleh penilai individu, TM Cephi.

Pembicara ke empat adalah TM Iin. TM Iin kali ini membawakan proyek dari buku panduan lanjutan dengan judul ”The Roast”. Pidatonya kali ini berjudul “DTM”. Hal yang menarik dari pidato ini adalah ternyata maksud dari pidato ini adalah TM Iin harus mampu membayangkan dirinya sedang dalam acara besar dan memberisambutan selama 3 menit maksimal dengan mengejek atau menjahili salah satu orang di dalam acara tersebut. Pada proyek kali ini TM Iin berhasil menunjukkan bahwa sambutan dengan gaya lucu mengejek salah satu tamu undangan sangat efektif untuk menarik minat pendengar di ruangan tersebut. TM Iin dinilai oleh penilai individu, TM Harlina.

Sesi kedua adalah sesi pidato dadakan. Sesi ini dipimpin oleh TM Lies. Ia memberikan pertanyaan yang sangat menantang. Tujuan dari sesi ini adalah melatih siapa saja untuk siap jika ditanya mendadak mengenai pendapat di depan umum oleh siapa saja.
Sesi ketiga adalah sesi penilaian umum yang dipandu TM Hanni. Sesi ini berisikan penilaian secara umum dari pertemuan dan juga sesi penilaian individu kepada pembicara pidato dipersiapkan oleh penilai individu masing-masing.

Sesi keempat adalah sesi panggung kehormatan. Pada sesi ini, TM Ulfa membacakan siapa saja pembicara (pidato dipersiapkan, pidato dadakan dan penilai individu) terbaik menurut hasil pungut suara anggota dan tamu yang hadir.

Foto 1.jpg

Foto pada sesi panggung kehormatan (TM Teguh untuk sesi pidato dipersiapkan; TM Neli untuk sesi pidato dadakan; TM Sasti dan TM Cephi untuk penilai individu)

Foto 2.jpg

Foto kebersamaan seusai pertemuan
Bagi teman-teman yang ingin merasakan langsung keseruan pertemuan Jakarta Bahasa Toastmasters silahkan mengikuti informasi terbaru kami melalui situs ini atau di https://jakartabahasa.toastmastersclubs.org. Anda juga bisa mendaftarkan nomer ponsel anda kepada humas kami Teguh (0813-8083-2982). Sampai jumpa di pertemuan berikutnya!

(Tim pelaksana pertemuan: TM Bagus (PA), TM Hanni (PU), TM Lies (Pemandu Pidato Dadakan), TM Wenny (pemerhati tata bahasa), TM Wicak (penghitung bunyi tanpa makna), TM Neli (pencatat waktu), TM Ulfa (penghitung kertas suara), TM Sasti, TM Cephi, TM Harlina dan TM Indri (Penilai Individu)).

 

TAMASYA BERSAMA JABAT (13 MEI 2017)

Foto 1.png

Dokumentasi Pertemuan Luar Ruangan Jabat

Pertemuan Jabat bisa di luar ruangan! Keseruan selalu hadir di setiap pertemuan Jakarta Bahasa Toastmasters. Antusiasme anggota dan tamu yang hadir menambah semarak tiap pertemuan. Hari ini, berlokasi di kebun binatang Ragunan, Jakarta Bahasa Toastmasters mengadakan pertemuan dengan tema “Tamasya bersama Jabat” dengan kata acuan “Santai”. Tema ini dipilih, karena setiap tahunnya, Jabat memang rutin mengadakan pertemuan luar ruangan dengan suasana tamasya. Selain itu, kata acuan dipilih mengingat begitu banyaknya hal-hal menegangkan yang terjadi belakangan ini maka diharap pada hari ini anggota dan tamu bisa “santai” sejenak.

Pertemuan dipandu oleh TM Iksan dan TM Azka selaku pengarah acara. Menggunakan tema kostum “Piknik Merah Meriah”, kedua pengarah acara ini tampak sangat bersemangat memandu pertemuan.

Foto 2

Dokumentasi: TM Azka dan TM Iksan selaku pengarah acara

Pertemuan hari ini dilakukan dengan format berbeda. Dibuka dengan sesi pertama yaitu sesi pidato dipersiapkan, TM Masyita dan TM Silvi membawakan pidato humor yang kocak untuk para anggota dan tamu yang hadir. Pemenang dalam sesi inipun dipilih dengan cara yang berbeda, yaitu dengan tepuk tangan yang menyaksikan.

Sesi kedua adalah sesi pidato dadakan. Tujuan sesi ini adalah agar peserta dapat bersiap jika suatu saat dalam kondisi mendadak diminta untuk berbicara di depan umum. Semisal: diminta membawakan presentasi oleh atasan, menjawab pertanyaan diskusi, ataupun berbicara di depan orang asing. Pada sesi ini, peserta yang hadir akan diberikan kesempatan menjawab pertanyaan dengan meletuskan balon yang sudah dipersiapkan panitia. Di dalam balon tersebut, sudah tersedia pertanyaan-pertanyaan berupa situasi yang harus dilakukan dan dihadapi peserta. Ada dua kategori situasi. Pertama, “Ups..Ketahuan” dan “Ceritakan rahasiamu”.

Sesi ketiga adalah sesi permainan. Sesi ini berisi dua permainan yang dilakukan secara aktif oleh anggota dan tamu yang hadir. Permainan yang pertama adalah merangkai kata dan yang kedua adalah bermain ala OVJ. Permainan ini menuntut pesertanya untuk aktif falammenggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Terutama ketika merangkai kata-kata dengan kreativitas.

Setelah permainan selesai, saatnya sesi panggung kehormatan. Pada pertemuan kali ini, pemenang juara adalah semua anggota dan tamu yang hadir dan aktif mengikuti kegiatan. Begitu banyak keceriaan, begitu banyak kesan. Pertemuan kali ini rasanya teramat manis. Semanis coklat kenang-kenangan untuk sang pemenang tiap sesi.

Foto 3

Dokumentasi: Panitia pertemuan luar ruangan 13 Mei 2017
Kiri: (TM Lies, TM Azka, TM Wenny, TM Iksan, TM Bima, TM Masyita, TM Raja)

Foto 4

Dokumentasi: Tim merah pada saat permainan pertama (merangkai kata)

Foto 5

 

MENCINTAI PEKERJAAN (6 MEI 2017)

Ada seorang pengembala yang bertemu dengan 3 orang tukang batu dan bertanya “Apa yang sedang kamu kerjakan?” Tukang batu pertama berkata “Saya sedang memecah batu, tapi saya merasa sangat lelah dan ingin berhenti”. Tukang batu kedua menjawab “Saya sedang menyusun batu. Saya bosan tapi apa boleh buat hal ini tetap saya kerjakan karena anak dan istri saya butuh makan.” Namun tukang batu ketiga berkata “Saya sedang membangun rumah ibadah. Semoga setelah bangunan ini jadi, semakin banyak orang yang dapat beribadah.”

Itulah sepenggal cerita yang disampaikan oleh Pengarah Acara, ACB, ALB Hariadi ketika menjelaskan tema acara “Mencintai Pekerjaan” dengan kata acuan “Dedikasi”. Cerita itu mengajarkan bagaimana kecintaan kita terhadap pekerjaan akan menentukan sudut pandang kita.

Dalam pertemuan ini ACB, ALB Hariadi dibantu oleh Penilai Umum, TM Dony Adiguna dan timnya yang terdiri dari TM Vania sebagai Pemerhati Tata Bahasa, TM Panji sebagai Pemerhati Bunyi Tanpa Makna, TM Meity sebagai Pencatat Waktu, dan TM Neli sebagai Pengumpul Kertas Suara.

Sesi dibagi menjadi 3 yaitu Sesi Pidato yang Dipersiapkan, Sesi Pidato Dadakan dan Sesi Penilaian Umum. Pembicara pertama Sesi Pidato yang Dipersiapkan adalah TM Bima yang mengajarkan “Ungkapkan Perasaan Melalui Puisi” melalui puisi “Sang Surya” karangannya sendiri. Pembicara kedua adalah TM Masyitha dengan judul pidatonya “Terima” yang bercerita mengenai dirinya yang awalnya suka lari dari kenyataan hingga bagaimana ia belajar ternyata di balik segala ujian dan rintangan terdapat pelajaran berharga.

Pembicara berikutnya adalah TM Azka melalui judul pidatonya “Maaf” mengajarkan kenyataan bahwa kepercayaan adalah hal yang berharga dan tidak ada kata maaf yang dapat mengembalikannya sepenuhnya. Pembicara terakhir adalah CC Ikhsan yang menyadarkan kita dengan pidato berjudul “Karena Rumput Hijau Tetangga” tentang bagaimana kita sering iri melihat keberhasilan orang lain dan lupa bahwa di balik setiap keberhasilan ada kerja keras.

Acara kemudian dilanjutkan ke Sesi Pidato Dadakan yang dipandu CC, CL Ade. Di sesi ini CC Sasti, TM Bagus, TM Welly, TM Agus, TM Neli, dan 2 orang tamu Indra dan Dian saling berlomba memberikan jawaban paling kreatif atas pertanyaan yang belum pernah mereka dengar sebelumnya.

Sesi terakhir adalah Sesi Penilaian Umum. Di sesi ini setiap penilai individu akan memberikan masukannya untuk setiap pembicara Sesi Pidato yang Dipersiapkan. Adapun pada sesi ini TM Lambang, CC, CL Sasti, DTM Harlina, dan TM Cynthis masing-masing menilai TM Bima, TM Azka, TM Masyitha, dan CC Ikhsan. Pada sesi ini Penilai Umum dan tim juga menyampaikan laporan mereka masing-masing.

IMG-20170506-WA0007Akhirnya acara tiba di bagian yang ditunggu-tunggu yaitu Panggung Kehormatan. Pada pertemuan hari itu TM Azka, TM Bagus, dan CC, CL Sasti keluar sebagai pembicara favorit setiap sesi. Sebagai penutup dilakukan pembagian sertifikat untuk para anggota baru.

 

Demikianlah pertemuan pada hari itu. Terima kasih untuk semua pemegang peran dan pembicara sehingga acara dapat berlangsung lancar dan menyenangkan. Sampai jumpa di pertemuan Jabat berikutnya.

IMG-20170506-WA0010

20170506_120508

AMBIL PERANMU (29 APR 2017)

Pertemuan Jabat 29 April 2017 Bertempat di Menara Kuningan Jakarta, pertemuan Jakarta Bahasa Toastmasters berlangsung dengan sangat kondusif. Pertemuan kali ini mengambil tema “Ambil Peranmu” dengan kata acuan “Kontribusi”. Tema ini dipilih dengan harapan bahwa anggota Jabat mampu mengambil peran untuk berkontribusi di setiap aspek kehidupannya.

Pertemuan kali ini dibagi menjadi 4 sesi,yaitu: sesi pidato dipersiapkan, sesi pidato dadakan, sesi penilaian umum dan sesi pendidikan. Sesi pertama, yaitu sesi pidato dipersiapkan diisi oleh 4 pembicara. Sebelumnya, pidato yang mereka akan bawakan sudah dipersiapkan dari rumah dengan bimbingan para mentor Toastmasters.

Pembicara pertama, Donny Adiguna. Donny menyampaikan pidato dari proyek pidato ke-2 yaitu menulis naskah pidato. Proyek ini mengharuskan Donny untuk menyusun naskah pidato mulai dari pembukaan,isi dan penutupdengan apik. Pada pidatonya kali ini, Donny mengangkat tema kepemimpinan. Dimanapun kita bekerja harus siap untuk memimpin. Pembicara kedua, Antonius Panji. Pada pertemuan ini, Panji memulai langkah pertamanya sebagai Toastmasters dengan berpidato proyek ke-1 dari Buku Panduan Dasar Toastmasters (BPD). Tujuan dari pidato ini adalah memecah kekakuan, dimana Panji diharuskan untuk memperkenalkan dirinya dalam bentuk pidato yang menyenangkan. Panji bercerita mengenai dirinya yang dulu sangat takut jika diminta untuk menjadi marketing. Keterbatasan kemampuan dalam seni berbicara di depan umum mengkhawatirkan dirinya. Panji kemudian menutup pidatonya dengan kata mutiara yang sangat indah, “Satu-satunya cara untuk melawan ketakutanmu adalah dengan melakukannya.”.

Pembicara ketiga, Maharani Siti Sophia. Rani dalam pidato BPD ke-2 nya kali ini mengangkat tema “Kalau Jodoh Tak Akan Lari Kemana”. Pendengar pertama kali terkecoh oleh judulnya. Ternyata dalam pidatonya Rani ingin menceritakan mengenai Negara impian yang bisa dikunjungi oleh siapa saja asalkan ia percaya bisa kesana. Pembicara keempaat, Vania Utami Putri. Vania dalam pidatonya kali ini mengambil tema “Jatuh Hati”. Proyek pidato ke-3 yaitu “Langsung Ke Inti Masalah” mengharuskan Vania untuk mampu mengatur pidato ke dalam poin-poin yang mudah diingat pendengar. Pada pidatonya kali ini Vania bercerita mengenai kegemarannya dalam meminum kopi. Kopi telah berhasil membuatnya jatuh hati.

Sesi berikutnya adalah sesi pidato dadakan. Sesi ini bertujuan untuk melatih kemampuan seseorang dalam menghadapi pertanyaan atau situasi yang sifatnya “dadakan”. Seperti: diminta memberikan masukan kepada atasan. Pada sesi ini terpilih satu pembicara favorit yaitu TM Bagus. Sesi ketiga adalah sesi penilaian umum. Sesi ini terdiri dari penilaian oleh penilai individu terhadap pidato pembicara yang dipersiapkan. Pemenang penilai individu terfavorit kali ini adalah TM Cephi dan TM Hariadi.

Sesi berikutnya adalah sesi pendidikan yang diberikan oleh TM Sasti. Pada sesi kali ini, TM Sasti memberikan sesi mengenai “Mengambil Peran Sebagai Pengurus Klub.”. Pada sesi ini, TM Sasti menjelaskan detail mengenai tugas masing-masing pengurus. Pada akhir sesi ia mengajak anggota Jabat untuk mencalonkan diri sebagai pengurus pada periode mendatang. Demikianlah pertemuan hari ini. Pertemuan yang berlangsung sejak pukul 10.00-12.-00 ini berjalan lancar dan kondusif. Ditunggu kehadirannya di pertemuan berikutnya!

IMG-20170429-WA0010.jpg

EMANIPASI WANITA (22 APR 2017)

Memperingati Hari Kartini yang baru dirayakan pada tgl 21 Apr 2017, Jabat mengadakan pertemuan dengan tema “Emansipasi Wanita” dengan kata acuan “Setara” di Restoran Rempah Iting.

Pertemuan dipandu oleh sepasang suami istri yaitu TM Agus sebagai Pengarah Acara dan TM Welly sebagai Penilai Umum. Adapun tim penilai umum adalah TM Azka sebagai Pemerhati Tata Bahasa, TM Masyitha sebagai Pencatat Tamu.

Pembicara pertama sesi Pidato yang Dipersiapkan adalah TM Bima yang berbagi tips berolahraga dengan baik melalui pidatonya “Olahraga Disesuaikan Dengan Tubuh”. Pembicara kedua ialah TM Lies dengan pidatonya “Cinderela dan Toastmasters” yang mengangkat cerita Cinderella yang telah dimodifikasi.

Pembicara berikutnya adalah TM Wenny yang melalui judul pidatonya “Selamat Tinggal Sulit Tidur” mengangkat pengalaman sulit tidur pribadinya dan caranya untuk mengatasi sulit tidur tsb. Pembicara terakhir adalah ACB, ALB Indri yang membawakan pidato yang menghibur dengan judul “Gantung”

Setelah Sesi Pidato yang Dipersiapkan, pertemuan dilanjutkan ke Sesi Pidato Dadakan yang dipandu oleh TM Donny. Di sesi ini para pembicara diminta untuk memberikan tanggapan selama 1 – 2 menit atas pertanyaan yang baru mereka dengar sebelumnya.

IMG-20170422-WA0012esi terakhir adalah Sesi Penilaian Umum di mana para penilai individu akan memberikan masukan untuk para pembicara Sesi Pidato yang Dipersiapkan. CC, CL Cephi, TM Cynthis, CC, CL Ade masing-masing menilai TM Bima & TM Wenny, TM Lies, dan ACB, ALB Indri.

Akhirnya acara tiba di bagian yang ditunggu-tunggu yaitu Panggung Kehormatan. Pada pertemuan hari itu, TM Lies, TM Azka, dan TM Cephi keluar sebagai pembicara favorit setiap sesi. Selamat kepada para pemenang.

Demikianlah pertemuan Jabat. Sampai jumpa di pertemuan Jabat berikutnya

20170422_115636.jpg

JODOH PASTI BERTEMU (8 APR 2017)

“Jangan takut tidak ketemu jodoh, kalau jodoh pasti akan bertemu.”

Itulah ucapan Pengarah Acara, TM Maharani saat menjelaskan tema acara “Jodoh Pasti Bertemu”. Kata acuan untuk pertemuan pagi itu adalah “Penantian”

TM Maharani dibantu oleh Penilai Umum, TM Ikhsan dan timnya yang terdiri dari TM Agus sebagai Pemerhati Tata Bahasa, TM Paisal sebagai Pemerhati Bunyi Tanpa Makna, TM Welly sebagai Pencatat Waktu, dan TM Wahyu sebagai Pengumpul Kertas Suara.

Sesi pertama adalah Sesi Pidato yang Dipersiapkan. Di sesi ini para pembicara akan menyampaikan pidato yang telah mereka susun sebelumnya. Pembicara pertama ialah TM Bima yang menceritakan hobi melukisnya melalui pidato “Waktu untuk Berkarya”. Pembicara kedua adalah TM Donny yang mengajak hadirin menyelami dilemanya saat memutuskan masa depannya dengan pidatonya “Arti Masa Depan”.

Pembicara berikutnya adalah TM Anthony dengan judul pidatonya “Perselingkuhan” membuat hadirin tertawa dengan pidato jenakanya. Berikutnya, TM Cynthis mendorong para hadirin untuk tersenyum melalui pidatonya “Keajaiban Senyum”. Pembicara terakhir ialah CC Fauzan yang membawakan sebuah puisi yang berjudul “Sepotong Senja”

Sesi berikutnya adalah Sesi Pidato Dadakan yang dibawakan oleh TM Bagus. Pada sesi ini para pembicara dilatih untuk berpikir cepat dan menciptakan jawaban yang menarik. Sesi ini diikuti oleh TM Nova, TM Meity, Calon TM Angel, TM Wahyu, dan TM Lorentz

Acara dilanjutkan ke sesi terakhir yaitu Sesi Penilaian Umum. Di sesi ini, ACB, ALB Indri menilai TM Bima dan TM Cynthis. TM Raja memberi masukan untuk TM Donny, TM Lorentz menilai TM Anthony, dan DTM Harlina memberi masukan untuk TM Fauzan yang dilanjutkan dengan laporan dari Penilai Umum dan timnya.

IMG-20170408-WA0013Akhirnya acara tiba di bagian yang ditunggu-tunggu yaitu Panggung Kehormatan. Di pertemuan hari itu, TM Cynthis, TM Paisal, ACB, ALB Indri menjadi pembicara favorit setiap sesi.

Demikianlah pertemuan pada hari itu. Terima kasih untuk para pembicara dan pemegang peran. Sampai jumpa di pertemuan berikutnya

IMG-20170408-WA0007

 

MENCARI YANG SEMPURNA (25 MAR 2017)

Pertemuan Jabat kali ini mengusung tema “Mencari Yang Sempurna” dengan kata acuan “Fokus”. Pertemuan dipandu oleh Pengarah Acara, TM Vania dan Penilai Umum, TM Azka. Adapun tim Penilai Umum terdiri dari TM Maharani sebagai Pemerhati Tata Bahasa, TM Masyitha sebagai Pemerhati Bunyi Tanpa Makna, TM Anthony sebagai Pencatat Waktu, dan TM Panji sebagai Pengumpul Kertas Suara.

Sesi pertama adalah Sesi Pidato yang Dipersiapkan dimana para pembicara akan menyampaikan pidato yang telah mereka susun sebelumnya. Pembicara pertama adalah TM Ikhsan dengan judul pidatonya “Balas Budi Sang Kuda” yang mengangkat cerita dongeng tentang bagaimana seekor kuda juga dapat berterima kasih. Pembicara kedua adalah TM Welly yang menceritakan tentang suka duka antara dirinya dengan anak-anaknya. Pembicara ketiga ialah TM Agus dengan pidato “Praktekkan dan Lakukan“. Pidato berisi tentang bagaimana awalnya TM Agus mengatasi rasa malu dan takutnya untuk berbicara di depan umum.

Pembicara keempat adalah TM Donny yang menceritakan tentang suka dukannya untuk mengapai mimpi-mimpinya. Pembicara terakhir adalah ACB, ALB Indri yang membawakan proyek High Performance Leadership “Toastmaster Summit 2017” dimana ACB, ALB Indri menyampaikan laporan atas peyelenggaraan Toastmaster Summit”

Acara kemudian dilanjutkan ke Sesi kedua yaitu Sesi Pidato Dadakan. Di sesi ini para pembicara diminta untuk memberikan tanggapan selama 1 – 2 menit untuk pertanyaan yang baru mereka dengar sebelumnya. Sesi ini dipandu dengan semangat oleh TM Lies.

Sesi terakhir adalah Sesi Penilaian Umum. Di sesi ini Para Penilai Individu akan memberikan masukan kepada Para Pembicara Sesi Pidato yang Dipersiapkan. Adapun urutan penilaiannya: DTM Harlina menilai CC Ikhsan dan ACB, ALB Indri, TM Cynthis memberi masukan untuk TM Welly, CC Cephi untuk TM Agus, dan CC, CL Sasti menilai TM Donny.

IMG-20170325-WA0025Tibalah pertemuan di bagian yang ditunggu-tunggu yaitu Panggung Kehormatan. Pada pertemuan hari itu, TM Agus, ACB, ALB Indri dan TM Cephi keluar sebagai pembicara terfavorit.

Demikianlah pertemuan Jabat pada hari itu. Terima kasih untuk semua pemegang peran dan pembicara sehingga acara dapat berlangsung energik dan menyenangkan. Sampai jumpa di pertemuan Jabat berikutnya.

IMG-20170325-WA0026.jpg