Menyambut Libur Akhir Tahun (10 Desember 2016)

Tiga minggu menjelang akhir tahun tentu banyak yang sudah memikirkan akan liburan akhir tahun ke mana termasuk rekan-rekan Jakarta Bahasa Toastmasters (JABAT). Oleh karena itu, Pengarah Acara pada hari itu, TM Wiwie memilih tema “Menyambut Libur Akhir Tahun” dengan kata acuan “Imajinasi” untuk pertemuan Sabtu itu.

Dalam menjalankan tugasnya TM Wiwie dibantu oleh Penilai Umum, TM Paisal dan timnya yang terdiri dari Pemerhati Tata Bahasa, TM Sasti, Pemerhati Bunyi Tanpa Makna, TM Wenny, Pencatat Waktu, TM Wicak, dan Pengumpul Kertas Suara, TM Dedy.

Pertemuan pada hari itu dibagi menjadi 3 sesi yaitu Sesi Pidato yang Dipersiapkan, Sesi Pidato Dadakan, dan Sesi Penilaian Umum. Pembicara pertama Sesi Pidato yang Dipersiapkan adalah TM Lies dengan pidatonya yang berjudul “Pembicara Hebat”. TM Lies menceritakan bahwa sehari-harinya, ia bekerja di bagian ekspor impor. Namun setelah lama bekerja di bidang itu, ia pun mulai merasa bosan dengan pekerjaannya akibat tidak adanya evaluasi maupun tantangan baru. Saat berada dalam kondisi itu, TM Lies mendengar suatu seminar dari pembicara terkenal Indonesia, Tung Desem Waringin yang menginspirasinya untuk terbuka dan terbagi. Ia mengikuti seminar yang bertema “Financial Revolution” itu dari pagi hingga jam 11 malam sampai bersedia untuk menahan diri tidak ke toilet agar tidak ketinggalan satu bagianpun. Sejak itu, TM Lies pun berjuang untuk mengikuti langkah Tung Desem Waringin untuk menjadi pembicara hebat dengan membaca buku, menghadiri seminar, dan bergabung dengan organisasi Toastmasters. TM Lies menutup pidatonya dengan mengatakan bahwa ketrampilan bukan hanya untuk profesi tertentu saja namun setiap orang dapat belajar selama ada kemauan.

Pembicara berikutnya adalah TM Iron dengan pidatonya “Jadi Karyawan Bisa Kaya”. Banyak orang menganggap bahwa hanya pengusaha saja yang bisa kaya padahal karyawan juga bisa kaya. Hal itu tergantung pada pengaturan pengeluaran bukan hanya dari besarnya penghasilan saja. TM Iron membagikan tips dari berbagai sumber yang dapat membantu karyawan menjadi kaya. Yang pertama adalah memaksimalkan pendapatan. Pendapatan kita hendaknya dibagi menjadi 10% amal, 20% menabung/investasi, 30% pengeluaran/cicilan, dan 40% biaya hidup. Fokuslah di depan untuk menambah asset yang menghasilkan dan kekayaan. Tips kedua adalan perbanyaklah harta produktif bukan harta konsumtif. Harga produktif adalah harta yang dapat menambah penghasilkan kita. Misalnya komputer jika digunakan untuk bermain saja maka itu menjadi harta konsumtif namun apabila digunakan untuk bisnis online maka itu menjadi harta produktif.

IMG-20161210-WA0014Pembicara terakhir pada sesi pertama adalah TM Cynthis dengan judul pidatonya “Dataran Pembelajaran”. TM Cynthis mengatakan bahwa banyak sekali orang kesulitan untuk menguasai suatu keahlian hingga tahap professional. Menurut TM Cynthis, hal ini dikarenakan pola pembelajaran seseorang seperti kurva di mana ketika kita baru mulai belajar sebuah keahlian maka awalnya kita akan bersusah payah, kemudian terjadilah akselerasi progres hingga sampailah keahlian kita di tahap mumpuni atau dataran pembelajaran. Mulai dari tahap ini, progres akan kembali melambat dan segala sesuatu mulai dikerjakan secara autopilot. Kunci untuk melepaskan diri dari tahapan ini adalah dengan latihan yang disengaja di tahap yang di luar kemampuan kita saat ini. TM Cynthis menceritakan bagaimana ia juga pernah terjebak di dataran ini saat belajar bahasa Inggris. Ia kemudian melakukan latihan yang disengaja karena ia ingin sekali membaca buku Harry Potter bahasa Inggris yaitu dengan mencatat dan mengulang kembali kata-kata bahasa Inggris yang tidak diketahuinya.

Setelah Sesi Pidato yang Dipersiapkan, pertemuan dilanjutkan ke Sesi Pidato Dadakan dimana setiap pembicara harus menjawab pertanyaan yang baru mereka dengar sebelumnya. Sesi ini bertujuan untuk melatih kemampuan berpikir dan menyampaikan pendapat dengan efektif. Pemandu Sesi Pidato Dadakan hari itu adalah TM Lambang. TM Sasti, TM Paisal, TM Dedy, TM Wenny, Calon TM Lydia, dan Poppy harus berusaha menjelaskan mengenai berbagai objek wisata yang ada di Jakarta seperti Kota Tua, Ancol, Kebun Binatang Ragunan, Pasar Ikan, Monas, dan Pelabuhan Sunda Kelapa. Sesi Pidato Dadakan ini berlangsung menarik dan menghibur.

Selanjutnya acara diteruskan ke sesi terakhir yaitu Sesi Penilaian Umum. Dalam sesi ini, para penilai individu akan menyampaikan poin-poin positif dan masukan untuk setiap pembicara Sesi Pidato yang Dipersiapkan. TM Teguh akan menilai TM Lies, DTM Harlina akan memberi masukan untuk TM Iron, serta ACB, ALB Iin akan menilai TM Cynthis. Selesai mendengar penilaian dari para penilai individu, Penilai Umum, TM Paisal dan timnya menyampaikan laporan mereka masing-masing.

IMG-20161210-WA0011Akhirnya acara sampai di bagian yang ditunggu-tunggu yaitu Panggung Kehormatan. Di pertemuan hari itu TM Cynthis dan TM Paisal menjadi pembicara favorit untuk Sesi Pidato yang Dipersiapkan dan Sesi Pidato Dadakan sedangkan TM Teguh menjadi penilai individu terfavorit. Selamat untuk semua pemenang.

Terima kasih juga kepada seluruh pemegang peran yang bertugas, para pembicara, dan penilai individu. Tanpa jerih payah semua, maka acara tidak akan berlangsung lancar dan menyenangkan. Sampai jumpa di pertemuan JABAT berikutnya.

IMG-20161210-WA0012

Advertisements

Posted on March 4, 2017, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: