Konsisten dan Persisten (JABAT 25 Jun 2016) & Sertijab Kepengurusan JABAT


IMG-20160625-WA0038“Tidak ada wanita yang tidak cantik, yang ada wanita yang tidak tahu bagaimana membuat dirinya cantik.”

Kutipan diatas adalah kata-kata yang diucapkan oleh TM Diana, sebagai Pengarah Acara dalam Pertemuan Jabat hari ini. Kata-kata yang sangat menginspirasi para wanita yang hadir!

Pertemuan Jabat adalah kegiatan rutin mingguan yang biasanya diselenggarakan di Menara Kuningan. Pertemuan ini mengedepankan aspek pendidikan keterampilan bicara di depan umum (public speaking) dan kepemimpinan (leadership). Pertemuan dihadiri oleh peserta yang jumlahnya hingga 27 orang peserta di mana 4 orang diantaranya adalah tamu.

TM Diana menetapkan tema Pertemuan Jabat kali ini “Konsisten dan Persisten” dengan kata acuan “Disiplin”. Tiap pertemuan dibagi menjadi 3 sesi yaitu pidato yang dipersiapkan, pidato dadakan, dan penilaian umum. Dalam pidato yang dipersiapkan, anggota yang menjadi pembicara diberi kesempatan untuk menyampaikan pidato yang sudah dipersiapkan beberapa hari/minggu sebelumnya dalam waktu 5-7 menit. Untuk pidato dadakan, pembicara memiliki waktu 1-2 menit untuk memberi jawaban/ tanggapan atas pertanyaan/pernyataan yang diberikan oleh pemandu pidato dadakan. Dan selama sesi penilaian umum akan disampaikan laporan 2-3 menit oleh penilai individu atas pembicara pidato yang dipersiapkan; serta akan disampaikan laporan dari pemerhati tata bahasa, penghitung bunyi tanpa makna, dan penilai umum.

Untuk pidato yang dipersiapkan TM Cynthis sebagai pembicara pertama pada hari ini memulai pidatonya dengan judul “Bakat, Perlukah?” untuk proyek Buku Panduan Dasar Proyek#2 Mencairkan Kekakuan, ia dinilai oleh TM Aji. TM Cynthis dalam pidatonya bercerita tentang bagaimana ia pernah merasa minder karena merasa tak memiliki bakat seperti teman-temannya, dan saat ia bekerja menjadi tenaga pemasar ia juga merasa bahwa ia tak memiliki bakat sehingga sering menerima penolakan. Namun ternyata bakat bukan selalu yang terpenting, dengan tekad dan kerja keras TM Cynthis akhirnya bisa masuk dalam 10 tenaga pemasar dengan pencapaian terbaik.

Selanjutnya TM Wayan sebagai pembicara kedua membawakan pidato dengan judul “Belajar dari Kegagalan” untuk proyek Buku Panduan Dasar Proyek#3 Langsung ke Inti Masalah, ia dinilai oleh TM Indri. TM Wayan mengatakan bahwa kegagalan adalah jatah semua orang, setiap orang pasti pernah mengalami kegagalan begitu juga dirinya semasa kuliah mengalami kegagalan meraih nilai yang baik. Namun kegagalan tidak membuatnya menyerah, ia menyadari bahwa ia tidak boleh menganggap remeh sesuatu yang tampaknya mudah. TM Wayan menutup pidatonya dengan seruan “Kegagalan memang menyakitkan, namun lebih sakit lagi jika kita tidak bisa belajar dari kegagalan.”

TM Iin sebagai pembicara terakhir berpidato dengan judul “Uang Kecil” untuk Buku Panduan Lanjut ‘Pembicara yang Menghibur’ Proyek#1 Pidato yang Menghibur, ia dinilai oleh TM Hariadi. TM Iin memulai pidatonya dengan memperagakan betapa tidak berartinya uang kecil jika dibandingkan dengan selembar uang kertas. Kemudian TM Iin menceritakan kisah bagaimana ia bisa meraih apa yang ia impikan dengan menyisihkan uang kecil dari ongkos naik angkot. Pesannya, jangan meremehkan uang kecil, karena sedikit-sedikit lama-lama bisa jadi bukit.

Selanjutnya masuk ke sesi yang menegangkan yaitu Sesi Pidato Dadakan, yang kali ini dipandu oleh TM Lambang. Sesi pidato dadakan ini berguna untuk melatih kemampuan kita dalam memberi respon secara cepat, tepat, dan dalam kalimat yang struktur dan tata bahasanya baik dan benar untuk situasi-situasi, misalnya jika atasan meminta pendapat kita tentang satu hal, atau jika kita diminta memberi pendapat dalam suatu forum, atau dalam wawancara kerja.

Sebelum masuk ke sesi khusus ada Pengumuman Anggota Terbaik Jabat periode 2015-2016, yang diumumkan oleh TM Dedy. Kriteria untuk menjadi anggota terbaik dinilai dari beberapa kriteria yaitu penyelesaian proyek pidato, keaktifan mengambil peran dan juga kehadiran. Dan kali ini ada 2 orang anggota Jabat yang terpilih yaitu TM Chepi dan TM Aji.

PhotoGrid_1466928073394
Sesi khusus hari ini adalah Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepengurusan Jabat. Sesi ini dimulai dengan laporan pertanggungjawaban pengurus Jabat 2015-2016, yang dibawakan oleh Ketua Jabat, TM Iin.

IMG-20160625-WA0013

Kemudian dilanjutkan dengan sesi pelepasan pengurus lama dan pemberian cinderamata berupa bunga mawar dari pengarah acara dan kenang-kenangan berupa kaos toastmaster.

IMG-20160625-WA0040

Setelah itu dilanjutkan dengan acara pelantikan pengurus baru oleh Direktur Area I2, TM Kardinal. TM Kardinal memulai acara pelantikan dengan membacakan tugas dari masing-masing pengurus dan kemudian menyematkan pin pengurus. Pengarah acara juga memberikan cinderamata berupa bunga mawar untuk memberi selamat dan semangat bagi para pengurus baru.

IMG-20160625-WA0033

Sebelum acara ditutup, diumumkan pembicara favorit yang terpilih pada hari itu. TM Cynthis menjadi pembicara pidato yang dipersiapkan terfavorit. Untuk penilai individu terfavorit adalah TM Hariadi sedangkan TM Ian menjadi pembicara pidato dadakan terfavorit, namun TM Ian memberikan piala kepada tamu yaitu Toni yang membawakan pidato dadakan dengan sangat baik namun tidak bisa dipilih karena melebihi waktu yang ditentukan.

IMG-20160625-WA0025

Terima kasih untuk semua pembicara baik pidato yang dipersiapkan, penilai individu maupun pidato dadakan yang telah berbagi ilmu hari ini dan juga seluruh pemegang peran yang telah membantu dan berkontribusi sehingga pertemuan Jabat bisa berjalan dengan baik dan membawa hikmah.

Terima kasih untuk pengurus lama Jabat untuk dedikasi dan pelayanan, serta kekeluargaan dan kerjasama yang terjalin selama ini sehingga Jabat bisa meraih prestasi. Selamat bertugas untuk pegurus baru, sukses dan semangat untuk Jabat yang lebih baik lagi kedepan!

IMG-20160625-WA0026

Pengarah acara: Diana, CC, CL. Penilai umum: Wiwie. Pembicara: Cynthis; Wayan; Iin, ACB, ALB. Penilai individu: Aji, CC; Indri, ACB, ALB; Hariadi, ACB, ALB. Pemerhati tata bahasa: Wicak. Pencatat waktu: Raja. Penghitung bunyi tanpa makna: Sasti. Penghitung kertas suara: Fazar.

Advertisements

Posted on June 26, 2016, in Uncategorized. Bookmark the permalink. 7 Comments.

  1. Wah makin adik aja

    Liked by 1 person

  2. Makin keren ..

    Liked by 1 person

  3. Mantaft

    Liked by 1 person

  4. Hebat utk jabaters, jangan takut gagal.. Bintangpun bersinar indah di saat gelapnya malam. Kesuksesanpun akan indah jika pernah merasakan gagal…..

    Liked by 1 person

  5. Para Pengurus baru yang kreen2…. semoga sukses memimpin Jabat setahun ke depan 🙂

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: