PERTEMUAN KLUB JAKARTA BAHASA TOASTMASTERS 9 JANUARI 2016

9jan20160111190556

Pada Sabtu, 9 Januari 2016 kembali digelar pertemuan rutin Klub Jakarta Bahasa Toastmasters (JABAT) untuk mengawali Tahun 2016, di Ruang Papua Lantai F2 Menara Kuningan (Seberang Kedutaan Besar Australia), Jakarta Pusat, 10.00 – 12.00 WIB.

Tema pertemuan hari itu adalah “Merancang Masa Depan dengan Ilham Baru”, dengan kata acuan “Gagasan”. Tema ini dipilih oleh Harlina sebagai Pembawa Acara sehubungan dengan akan berlangsungnya Toastmasters District 87 Annual Conference 2016, 20 s/d 22 Mei 2016 di Hotel Santika Primiere Hayam Wuruk Jakarta dengan tema “be Inspired, be magical, be you”.

Aji yang menjadi Penilai Umum bertugas untuk menilai semua aspek dalam pertemuan tsb, dari awal sampai akhir. Sementara Pembicara yang tampil adalah Raja, Nila, Dedy, Indri dan Iin.

***
Pembicara pertama Raja membahas Buku Panduan Dasar ke-2 (BPD#2) – Menyusun Naskah Pidato berjudul Darah, Penilai Individunya adalah Iin.

Pria yang juga seorang Pegawai di salah satu Instansi Pemerintah ini memulai pidatonya dengan menceritakan pengalamannya ketika terjadi gempa di Pulau Nias, banyak korban yang terluka dan kehilangan darah, namun karena persediaan darah tidak cukup, mengakibatkan terjadinya kericuhan.

Berdasarkan pengalaman tersebut Pria ini mengajak pendengar agar bersedia mendonorkan darah secara rutin karena sangat bermanfaat untuk kesehatan.

Selanjutnya sebagai Pembicara ke dua adalah Nila, membahas BPD#5 – Bahasa Tubuh, berjudul Ketika pantai Itu Tidak Dapat Dinikmati Lagi, Penilai Individunya Aji.

Pegawai salah satu Instansi Pemerintah ini menceritakan tetang sebuah pantai yang unik dan sangat indah dengan panorama alam yang sangat mengesankan untuk dikunjungi di Lombok Timur, namanya Pantai Pink.

Pantai Pink adalah nama lain dari Pantai Tangsi, disebut Pantai Pink karena pasirnya yang lembut dan berwarna pink, Nila menyayangkan karena akses jalan menuju lokasi kurang memadai apalagi pantainya yang terkesan kurang terjaga kebersihannya

Sebagai Pembicara ke tiga, Dedy yang juga membahas BPD#5– Bahasa Tubuh, dengan judul Fenomena Krisis Ekonomi di Indonesia, dengan Penilai Individunya Pande dari SCBD Toatsmaters Club.

Sekretaris JABAT Periode 2015 -2016 ini mengatakan bahwa Indonesia memiliki masyarakat yang kuat, yang mampu bertahan meskipun dilanda krisis ekonomi yang bertubi-tubi, sejak 1998, 2008 sampai saat ini, bahkan diperkirakan sampai 2016 ini.

Menurut Bapak dua orang anak ini, meskipun Indonesia dilanda krisis tapi pusat-pusat perbelanjaan tetap penuh, tempat makan tetap ramai, jalan-jalan tetap macet dan mobil-mobil mewah juga masih lalu-lalang. Sehingga muncul pertayaan “Apakah benar Indonesia sedang dilanda krisis ekonomi?”

Pembicara ke empat Indri, membahas Buku Panduan Lanjutan ke-4 (BPL#4) – Pidato Managemen, Mengkomunikasikan tentang Perubahan, dengan judul Rotasi, dengan Penilai Individu Hariadi.

Pada kesempatan tersebut Indri yang dinobatkan sebagai Anggota terbaik JABAT Periode Juli – Desember 2015 ini memerankan sebagai Presiden JABAT yang akan menyampaikan perubahan dalam kepengurusan dengan melakukan rolling, sekaligus mengajak seluru anggota agar memberi dukungan kepada Pengurus yang baru.

Sesi yang sangat istimewa pada hari itu adalah Sesi Pendidikan yang disampaikan oleh Iin Pudjilesatari berjudul Petugas Rapat Rutin Toastmasters. Presiden JABAT Periode 2015-2016 ini memberi penjelasan secara detail tentang tugas dan fungsi setiap peran disetiap pertemuan JABAT, serta menekankan bahwa terselenggaranya pertemuan yang tersusun rapi seperti yang kita ikuti selama ini, tidak terlepas dari peran serta Tim (Pengurus) JABAT bekerjasama dengan berbagai pihak yang ikut merencanakan, serta mengatur jalannya acara, jauh sebelum pertemuan berlangsung.

***
Sesi selanjutnya adalah Sesi Pidato Dadakan yang dipandu oleh Chepi, sesi ini berguna untuk melatih kemampuan kita dalam memberi respon secara cepat, tepat, dan dalam kalimat yang struktur dan tatabahasanya baik dan benar untuk situasi-situasi, misalnya jika atasan meminta pendapat kita tentang satu hal, atau jika kita diminta memberi pendapat dalam suatu forum, atau dalam wawancara kerja.

Marti sebagai “Pemerhati Tata Bahasa” mencatat pembicara yang menggunakan bahasa asing, bahasa daerah, kalimat yang rancu/ambigu, kata percakapan tak baku seperti‘nggak’, ‘cuma’, ‘aja’, ‘oke’, dsb, dalam pidato-pidato mereka.

Sementara tugasnya yang lain adalah mencatat penggunaan kalimat indah, antara lain : Satu-satunya hal yang tidak pernah berubah sampai kapanpun adalah adanya perubahan (The Old Paradoks); Makhluk yangg akan bertahan dalam kehidupan ini, bukanlah makhluk yang paling kuat atau yang paling pintar tetapi yang paling mampu beradaptasi terhadap perubahan (Charles Darwin); Seni untuk berubah : mulai dari diri sendiri, mulai dari yg kecil, mulai dari sekarang (AA Gym).

Disamping itu Yvonne yang didatangkan khusus dari Jakarta Toastmasters Club (JTC) sebagai “Penghitung Bunyi Tanpa Makna” mengingatkan agar para pembicara mengurangi penggunaan kata tanpa makna seperti ‘e’, ‘em’, ‘dong’, ‘deh’, ‘sih’, dan kata dari bahasa asing dan bahasa daerah.

Sebuah tugas yang tidak bisa diabaikan, diperankan oleh Chepi sebagai “Pencatat Waktu”, karena dalam berbagai pertemuan Klub Toastmasters, setiap pidato memiliki waktu yang sudah ditetapkan.

Donny sebagai “Pengumpul Kertas Suara” bertugas mengumpulkan kertas suara serta memberi penjelasan cara menuliskan nama pembicara favorit pada setiap sesi, serta cara memberi komentar/ saran kepada pembicara yang bersangkutan. Dony yang ingin kembali aktif di JABAT ini mengumumkan pembicara terfavorit hari itu, yaitu Indri sebagai pemenang Pidato yang dipersiapkan, Yvone sebagai pemenang Pidato Dadakan dan Pande sebagai pemenang Penilai Individu.

9ajan20160111190556

Terfavorit

 

Sebelum menutup pertemuan hari itu, Iin Pudjilestari sebagai Presiden JABAT mengumumkan Pengurus Baru JABAT Periode 2015-2016, yaitu Dedy Herdian sebagai Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan dan Yosephine Tyas sebagai Sekretaris JABAT Periode 2015-2016.

***

Demikianlah pertemuan yang berlangsung di Menara Kuningan Sabtu, 9 Januari 2015 yang lalu, terasa sangat menyenangkan. Karena itu bagi yang berminat, ajak teman, keluarga atau pasangan Anda untuk ikut hadir di pertemuan JABAT berikutnya.

Mari kita isi akhir pekan dengan kegiatan yang bermanfaat dan mendidik.

 

Advertisements

Posted on January 12, 2016, in Artikel, Uncategorized and tagged , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: