Monthly Archives: July 2015

PERTEMUAN RUTIN JAKARTA BAHASA TOASTMASTERS 25 JULI 2015

IMG-20150725-WA0012

Setelah mengakhiri libur panjang tepatnya pada Sabtu, 25 Juli 2015 bertempat di Menara Kuningan Lantai F3, Jakarta Selatan berlangsung pertemuan Klub Jakarta Bahasa Toastmasters yang mengangkat tema “Lebaran” dengan kata acuan “Silaturahmi”.

Dalam kesempatan tersebut terdapat 3 Pembicara utama, yaitu Nila membawakan pidato pada Buku Panduan Dasar 2 (BPD-2) yang berjudul “Saatnya Melihat Dunia”, Dwiana Kurniawati membawakan pidato pada Buku Panduan Dasar 3 (BPD-3) berjudul “Gajiku Tinggi Tapi Tetap Miskin”, dan Diella Dachlan yang membawakan pidato pada Buku Panduan Lanjutan 6 (BPL-6) berjudul “Pemilin Kematian”.

Sebagai pembicara pertama, Nila menyampaikan pesan eksplisit dari kutipan seorang Filsuf Romawi, Saint Agustine, yang menyatakan bahwa dunia diibaratkan seperti sebuah buku, dimana siapa yang tidak menjelajahinya maka ia hanya membaca satu halaman dari keseluruhan buku tersebut. Selain itu, Nilla juga menyinggung tentang kemajuan teknologi komunikasi dan transportasi yang memperpendek jarak antar negara, namun ironisnya yang mampu melakukan perjalanan ke luar negeri hanya sekitar 5 % dari total penduduk Indonesia. Terdapat beberapa kekhawatiran yang menyangkut dengan perjalanan ke luar negeri, yakni kekhawatiran terhadap besarnya biaya perjalanan, kekhawatiran terhadap kelengkapan dokumen perjalanan/ VISA, dan kekhawatiran menyangkut dengan kemampuan beradaptasi dan komunikasi bahasa di negara-negara yang menjadi tujuan perjalanan.

Sementara itu dalam kesempatan tsb, Dwiana menyampaikan bagaimana upaya manajemen yang baik untuk mengelola keuangan pribadi, langkah ini bertujuan agar dengan penghasilan yang diperoleh dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari sesuai dengan keperluan dan kegunaannya secara efektif dan efisien. Beberapa tips yang dibagikan untuk mengelola keuangan yakni, memiliki tabungan prioritas dengan memisahkan antara rekening sehari-hari dengan rekening prioritas yang tidak dapat diganggu dalam keadaan apapun, memiliki rencana keuangan sejak awal hingga akhir bulan, dan membedakan antara kebutuhan dengan keinginan pribadi. Dengan memanfaatkan penghasilan secara efektif dan efisien, maka kita dapat menjamin masa depan yang cerah dan menggalakkan prinsip keuangan yang disiplin.

Sedangkan Diella yang dalam kesempatan pertamanya harus menuliskan naskah pidatonya secara mandiri menyinggung terkait kemampuan mencerna isi Buku Panduan Lanjutan dimana mengharuskan pembawanya mampu menginterpretasikan ide, gagasan, dan emosi yang terdapat dalam karya orang lain, seperti yang tertuang dalam cerita Pemilin Kematian karya seorang penulis muda Dwi Ratih Ramadhany.

Pertemuan yang diselenggarakan tepat waktu dan penuh dengan keceriaan tersebut diakhiri dengan acara syukuran kecil kepada Ade dan Dwiana yang berulang tahun pada bulan Juli, dan terasa semakin lengkap dengan oleh-oleh mudik dari Aji.

Advertisements

UNDANGAN PERTEMUAN RUTIN TOASTMASTERS JAKARTA BAHASA

FB_IMG_1437436589016

Klub  Toastmasters Jakarta Bahasa (JABAT) kembali mengundang Anda untuk hadir dan melihat bagaimana metode belajar pidato ber-Bahasa Indonesia yang dibawakan dengan cara menyenangkan. Acara ini akan diadakan pada Sabtu, 25 Juli 2015, pukul 10.00-12.00 WIB, bertempat di Menara Kuningan Lantai F3, Jl. H. R. Rasuna Said Kav. 5, Blok X-7, Jakarta Selatan (seberang Kedutaan Besar Australia).

Ajak teman, keluarga atau pasangan Anda untuk ikut hadir di pertemuan seru JABAT. Mari kita isi akhir pekan dengan kegiatan yang bermanfaat dan mendidik.

Info lebih lanjut hubungi: Iin 0818475096, Ade 0856-2401-5045, Indri 085694290324, Aji 0899-8950-490, Yudha 081904071800.

PERTEMUAN KHUSUS JAKARTA BAHASA TOASTMASTERS

IMG-20150630-WA0008

Rapat Jakarta Bahasa Toasmasters (JABAT) edisi spesial ini dimaksudkan dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun ke-8 JABAT yang jatuh pada 30 Juni 2015. Rapat diselenggarakan pada Sabtu, 4 Juli 2015 pukul 10.00 s/d 12.00 WIB di Restoran Rempah Iting, Jalan Sunda No. 7, Jakarta Pusat (samping Sarinah).

Tema rapat JABAT kali ini adalah “Sewindu Jakarta Bahasa Toastmasters” dengan kata acuan “Terobosan”. Para pembicara biasanya akan menggunakan kata acuan ini sebanyak-banyaknya.

Pengarah Acara Rapat adalah Michael Gautama, sedangkan Penilai Umum Ade Herawan, sementara untuk sesi berbagi dipandu oleh Jessica Felicia.

Acara rapat kali ini juga dihadiri oleh sesepuh JABAT Bapak Wardiman Djojonegoro (mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI).

***

Pada hari yang istimewa itu terdapat dua Pembicara dari pidato yang dipersiapkan, yaitu Toastmasters Hans Mulyadi dan Toastmasters Diella Dachlan .

Toastmasters Hans Mulyadi membawakan pidato ke-2 dari Buku Panduan Dasar (BPD) “Menyusun Naskah Pidato” yaitu “Warna Warni dalam Secangkir Teh”. Dalam pidatonya Toastmasters Hans mengangkat kisah dan legenda tetang minuman teh yang mudah ditemukan di berbagai restoran di Indonesia.

Teh berasal dari Cina, tersebutlah kisah seorang kaisar bernama Shen Nong yang senang meminum air yang dimasak, namun tiba-tiba jatuh sehelai daun Cammelia kedalam minumannya. Air tersebut berubah warnanya menjadi kecoklatan dan Sang Kaisar menyukai rasa dan aromanya. Mulai saat itu teh menjadi minuman kesukaan Kaisar.

Karena perkembangan jaman, teh sudah dikemas dalam botol, namun Toastmasters Hans mengingatkan, agar kita berhati-hati karena kadar gulanya cukup tinggi.

Teh berkhasiat meningkatkan daya tahan tubuh, mencegah gangguan jantung, menyegarkan dan merileksasi tubuh, serta mempunyai antioksidan yang membantu mengurangi resiko kanker, melawan radikal bebas, dan memberikan perlindungan terhadap sinar ultraviolet.

“Proses pembuatan seperti fermentasi, oksidasi, pengeringan dan pelayuan, musim dan kadar hujan masing- masing memberikan keunikan rasa tersendiri, yang tidak kalah dengan anggur,” Toastmasters Hans mengakhiri pidatonya.

Pembicara berikutnya adalah Toastmasters Diella Dachlan, yang membawakan pidato ke-5 dari Buku Panduan Lanjutan (BPL) “Berbicara Untuk Memberi Informasi”. Tema proyek pidato ke-5 ini adalah Konsep Abstrak, dimana pembicara harus membawakan konsep dan teori yang harus disederhanakan dengan menggunakan anekdot, ilustrasi dan contoh.

Dalam pidato “Mengubah Budaya”, Toastmasters Diella meminta peserta untuk menyebutkan : “Apakah barang-barang seperti kain tenun dan senjata termasuk budaya? “. Lalu kemudian bertanya apakah : “Membuang sampah sembarangan dan terlambat termasuk dalam budaya?”

Diella memberikan definisi budaya menurut Fran Boas, ahli antropologi kelahiran Jerman serta tentang 8 aspek yang mempengaruhi terbentuknya budaya, yaitu agama, politik, adat istiadat, bahasa, pakaian, perkakas, bangunan dan karya seni. Budaya yang secara sederhana adalah kebiasaan, tradisi, gagasan dan karya juga diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Dalam pidatonya Diella juga memberikan ilustrasi dari contoh perilaku yang kurang baik. Mengubah budaya bisa dimulai dari mengubah perilaku dan melakukannya, dimulai dari diri sendiri, lingkungan terdekat dan bahkan di lingkungan Toastmasters. Yaitu dengan cara memulai dan mengakhiri pertemuan tepat waktu serta memastikan tempat pertemuan bersih dari sampah, bersama kita bisa menciptakan budaya baru.

Meriahnya acara membuat Pak Wardiman secara spontan mengatakan “Selamat kepada Panitia HUT, bagus acaranya”, sedangkan di grup Whatsapps JABAT, Teuku Ipon menyampaikan ucapan “Selamat ya, acaranya menarik”. Sedangkan Indri Lesmana memberikan komentar “Rame banget acaranya salut sama panitia semua. Great Job…!!!”. Sementara Diella Dahlan memberikan dukungannya dengan ucapan : “Selamat ya Panitia, Teman2 teruslah berkarya dan pertahankan standar (kalau perlu naikkan). Selamat ulang tahun JABAT”.

Dalam kesempatan itu Bapak Wardiman juga menyampaikan undangan “open house” Idul Fitri di kediaman beliau seperti di bawah ini :

IMG-20150704-WA0004

PERTEMUAN RUTIN JABAT LIBUR SEMENTARA

Dalam rangka menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1436 H, pertemuan rutin Jakarta Bahasa Toastmasters (JABAT) pada tanggal 11 dan 18 Juli 2015 diliburkan. Pertemuan rutin akan kembali diadakan mulai tanggal 25 Juli 2015. Setiap hari Sabtu pukul 10.00-12.00 WIB di Menara Kuningan Lantai F3, Jakarta Selatan.

Demikian informasi mengenai pertemuan rutin JABAT yang libur selama libur lebaran.

Salam JaBat Erat,

 

Iin Pudjilestari

President Club