PERTEMUAN RUTIN JAKARTA BAHASA TOASTMASTERS

photo

Sebuah ide yang bagus, menarik, dan penting ternyata akan kurang bermakna jika disampaikan oleh seseorang yang kemampuan komunikasinya terbatas. Tetapi sebuah ide yang sederhana bahkan kurang penting akan terkesan luar biasa jika disampaikan dengan teknik komunikasi yang baik. Itulah kenapa kemampuan berkomunikasi penting untuk dimiliki setiap orang.

Berlokasi di Menara Kuningan, Jakarta Selatan, berlangsung pertemuan rutin Jakarta Bahasa Toastmasters (JABAT) pada Sabtu, 30 Mei 2015. “Rumah Tangga Penuh Bahagia” menjadi tema yang dibahas dalam pertemuan tersebut. Karena temanya tentang rumah tangga, Ucok Pulungan mengenakan peci serta membawa buku nikah ketika bertindak selaku pengarah acara. Spontan hal tersebut menimbulkan tawa dari peserta pertemuan mingguan ini.

Terdapat 3 sesi dalam pertemuan ini, sesi pidato yang dipersiapkan, sesi pidato dadakan, dan sesi penilaian umum.

Enam orang anggota menjadi pembicara pada sesi pidato yang dipersiapkan. Pertama, persembahan Hendra Lee yang membagikan ilmu kepada anggota dan tamu yang hadir melalui pidato berjudul “Pernikahan yang Bahagia”, dari Buku Panduan Dasar (Proyek 2-Menyusun Naskah Pidato). Hendra bercerita tentang latar belakang keluarganya. Menurutnya, kunci membangun sebuah pernikahan yang bahagia ada 3, yaitu dekat dengan Tuhan, meluangkan waktu bersama keluarga serta kerja keras dalam pekerjaan.

Kedua, “Merajut Asa di Bandealit” yang dibawakan oleh Rohmatul Khasanah dari Buku Panduan Dasar (Proyek 4-Ucapkan dengan Benar). Wanita campuran Jawa-Sunda ini menceritakan salah satu perjalanan wisatanya saat berkunjung ke Pantai Bandealit, Jember, Jawa Timur. Bandealit mengajarkan bagaimana indahnya hasil dari merajut asa jika kita mau terus berusaha dan fokus pada tujuan akhir. Karena dia sangat percaya bahwa tak ada hasil yang mengkhianati proses.

Ketiga, pidato “Dunia Tak Selebar Daun Kelor” oleh Aprianti Suparno. Sama halnya seperti pidato kedua, pidato tersebut mengacu pada Buku Panduan Dasar (Proyek 4-Ucapkan dengan Benar). Dunia ini tak hanya sebatas apa yang ada di pikiran kita. Jika kita hanya melakukan hal-hal yang monoton maka kita akan terkurung dalam lingkungan yang ada. Dunia kita pun tidak akan berkembang, stagnan, dan hanya akan selebar layaknya daun kelor.

Keempat, Aji Wibowo yang membawakan pidato “Takut” dari Buku Panduan Dasar (Proyek 6-Teknik Vokal). Bercerita pengalaman Aji ketika kecil yang sangat takut terhadap hantu. Merupakan hal yang wajar jika kita takut terhadap sesuatu. Namun, kenyataannya seringkali apa yang kita takutkan adalah hal yang tidak pernah terjadi. Karena itu, sudah seharusnya kita menghilangkan rasa takut tersebut.

Kelima, Ade Herawan menyampaikan proyek Buku Panduan Dasar (Proyek 10-Mengilhami Pendengar) dengan judul “Tersandung Motivator”. Penggemar musik klasik ini menginspirasi audiens lewat cerita tentang pengalamannya saat SMA dan kuliah. Tersandung menjadi motivator merupakan sebuah kecelakaan yang indah bagi Ade. Namun, banyak hal positif yang dia dapatkan. Kita tidak seharusnya menilai seseorang hanya dari sampulnya saja. Pasti ada sisi baik dari setiap orang yang kita kenal.

Keenam, ditutup oleh pidato Lesmana Nahar yang berjudul “Malaikat Tanpa Mata”, dari Buku Panduan Lanjutan (Proyek 9-Mempengaruhi Pendengar). Bercerita tentang seorang kakak dan adik. Dimana kakak tersebut mengalami cacat mata yaitu buta akibat didonorkan ke adiknya. Namun, sang adik tak menyadari hal itu dengan bersikap kasar pada sang kakak. Hingga suatu hari sang kakak meninggal dunia akibat ulah sang adik. Setelah kejadian tersebut, barulah sang adik menyadari besarnya kasih sayang sang kakak kepadanya.

Pengumuman pembicara terfavorit menjadi penutup dari pertemuan tersebut. Ade Herawan terpilih sebagai pembicara terfavorit pada sesi pidato yang dipersiapkan, Diana Anggraini memenangkan pidato dadakan sedangkan di kategori penilai individu terfavorit diraih oleh Lesmana Nahar.

Advertisements

Posted on May 31, 2015, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: