PERTEMUAN RUTIN JAKARTA BAHASA TOASTMASTERS

IMG-20150406-WA0000

Jakarta Bahasa Toastmasters (JABAT) merupakan klub afiliasi Toastmasters Internasional yang berfokus pada pengembangan kemampuan komunikasi dalam Bahasa Indonesia. Berkantor pusat di California, Amerika Serikat, Toastmasters Internasional saat ini memiliki lebih dari 313.000 anggota dengan 14.650 klub di 126 negara.

Jika biasanya berlokasi di Menara Kuningan, Jakarta Selatan, pertemuan minggu ini berlangsung di Restoran Rempah Iting, Jakarta Pusat (4/4). “Olahraga” menjadi tema yang dibahas dalam pertemuan tersebut. Dewasa ini masyarakat semakin menyadari pentingnya menjaga kesehatan. Dan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan adalah dengan rajin berolahraga.

Tujuh orang anggota menjadi pembicara pada sesi pidato yang dipersiapkan. Pertama, pidato “Belajar Menjual” oleh Yohanes Yudha. Pidato tersebut mengacu pada Buku Panduan Dasar (Proyek 3-Langsung ke Inti Masalah). Pemuda asal “Kota Pecel” Blitar, Jawa Timur ini menceritakan salah satu pengalamannya dalam belajar menjual. Dari semula sangat takut menjual hingga dirinya berhasil mengalahkan rasa takut tersebut dan bisa menikmati kegiatan menjual.

Kedua, Titik Wahyuningsih menyampaikan proyek Buku Panduan Dasar (Proyek 4-Ucapkan dengan Benar) dengan judul “Memenangkan Tender”. Wanita lemah lembut ini berbagi tips bagaimana cara memenangkan tender. Memahami pesaing, menguasai detail pekerjaan yang akan ditenderkan, dan bersikap jujur. Dengan menerapkan strategi tersebut, memenangkan tender sekarang bukanlah menjadi pekerjaan yang sulit.

Ketiga, persembahan Ade Herawan, sekretaris JABAT ini membagikan ilmu kepada anggota dan tamu yang hadir melalui pidato berjudul “Rahasia”, dari Buku Panduan Dasar (Proyek 8-Menggunakan Alat Bantu Visual). Pemuda murah senyum ini menjelaskan bahwa ketika kita menginginkan sesuatu lalu memvisualisasikannya, maka terjadilah apa yang dinamakan hukum tarik-menarik. Segala sesuatu ditarik oleh visualisasi itu sehingga terwujudlah apa yang kita inginkan. Hukum tarik-menarik telah mengajarkan kepada kita sebuah rahasia besar untuk mencapai kesuksesan. Melalui 3 langkah, yaitu meminta, percaya, dan menerima.

Keempat, “Bersyukur di Setiap Kesempatan” yang dibawakan oleh Indrijati Pudjilestari Buku Panduan Dasar (Proyek 10-Mengilhami Pendengar). Kepala Bidang Keanggotaan JABAT ini mengatakan bahwa kita selalu merasa sedih ketika ditimpa masalah atau musibah. Namun ketika kita bahagia kita lupa akan tersebut. Kesedihan dan kebahagiaan bagaikan dua sisi mata uang, senantiasa silih berganti. Karena itu kita harus senantiasa bersyukur di setiap kesempatan. Kita tidak akan pernah merasakan kebahagiaan jika kita tidak pernah merasakan kesedihan.

Kelima, Safrudiningsih yang membawakan pidato “Patah Hati” dari Buku Panduan Lanjutan (Proyek 1-Pidato untuk Menghibur). Wanita humoris ini menceritakan pengalamannya saat patah hati. Ada 3 hal yang dilakukannya ketika patah hati, yaitu memotong rambut, mandi, dan menghilangkan semua benda kenangan. Menurutnya, patah hati mengajarkan kepada kita untuk menghargai arti cinta, hingga Tuhan akan memberikan orang yang tepat untuk kita pada saatnya.

Keenam, pidato “Nasib Anak Kos” oleh Indri Lesmana. Pidato tersebut mengacu pada Buku Panduan Lanjutan (Proyek 2-Negosiator Sukses). Dalam menjalani aktivitas sehari-hari kita sering dihadapkan pada kondisi harus bernegosiasi. Kemampuan ini sangat penting, salah satunya bagi anak kos untuk bernegosiasi dengan tuan rumah ketika misalnya harga sewa tiba-tiba dinaikkan. Beberapa strategi dalam bernegosiasi menurut Indri, 1). Apa permasalahannya dan apa yang kita inginkan 2). Apa yang diinginkan lawan bicara 3). Mencari jalan tengah.

Ketujuh, Diella Dachlan menyampaikan proyek Buku Panduan Lanjutan (Proyek 3-Pidato untuk Menginformasikan) dengan judul “Bernapas”. Dalam bernapas ada 2 teknik yang digunakan, yaitu pernapasan dada dan pernapasan perut. Menurut Diella ada beberapa tips olah napas yang dapat digunakan ketika kita berpidato, pernapasan olah vokal, teknik vokalisasi, relaksasi dengan pernapasan perut serta jeda. Diharapkan melalui tips tersebut kita bisa memperoleh hasil yang maksimal ketika berpidato atau berbicara di depan umum.

Selain tempat yang berbeda, ada pula yang berbeda dalam pertemuan minggu ini yaitu adanya permainan. Sesi ini merupakan jeda antara sesi pidato yang dipersiapkan dan sesi penilaian umum. Permainan yang ditampilkan berupa tes warna. Dimana permainan ini melatih daya pikir dari otak kiri dan otak kanan audiens. Gelak tawa dan keriuhan yang terjadi semakin menghangatkan pertemuan ini. Dan karena banyaknya jumlah pembicara maka pada pertemuan ini sesi pidato dadakan untuk sementara ditiadakan.

Beberapa tamu yang hadir juga memberikan komentar terhadap pertemuan rutin JABAT ini, salah satunya adalah Eko Prasetyo. “Saat tiba di sini, orang-orangnya sangat bersahabat. Melalui pertemuan ini saya sekarang menjadi lebih tahu cara improvisasi atau persentasi yang bagus”.

Pengumuman pembicara terfavorit menjadi penutup pertemuan selama 2 jam tersebut. Safrudiningsih terpilih sebagai pembicara terfavorit pada sesi pidato yang dipersiapkan sedangkan di kategori penilai individu terfavorit diraih oleh Lesmana Nahar.

Advertisements

Posted on April 5, 2015, in Uncategorized. Bookmark the permalink. 6 Comments.

  1. Siapa kah Pemuda yang murah senyum itu ?

    Like

  2. Pemuda murah senyum adalah Ade, penulis di blog ini dan sekretaris klub Toastmasters Jakarta Bahasa (Jabat)… Kalau ingin berkenalan, silhakan darang ke rapat berikut kami tanggal 25 April 2015

    Like

  3. Saya pak

    Like

  4. Nah, kayak gini saya senang nih…
    Blog Jabat jadi rame… 🙂

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: