Monthly Archives: August 2014

Menyusun Naskah Pidato

Sesi Berbagi oleh : ACB/CL Hariyadi

Pernah mendengar pidato para calon presiden (capres) saat kampanye pemilihan presiden (pilpres) yang lalu?Mengapa capres-capres itu rela berkeliling Indonesia dan menyampaikan pidato di tengah-tengah teriknya matahari?Tak lain tujuannya untuk meyakinkan rakyat Indonesia bahwa dirinya pantas memimpin negeri ini.

Meyakinkan orang lain agar bersedia menerima opini anda adalah salah satu tujuan umum disampaikannya pidato. Mengapa sebuah pidato harus mempunyai tujuan?Agar pendengar tertarik untuk mendengarkan apa yang kita sampaikan. Pidato tanpa tujuan ibarat orang berjalan tanpa arah. Ujung-ujungnya, waktu, materi, dan energi terbuang sia-sia.

Di samping meyakinkan, bisa saja seseorang berpidato dengan tujuan agar pendengar mempelajari hal baru atau mendalami sesuatu yang selama ini mereka hanya tahu di permukaan. Contohnya adalah pidato tentang manfaat tempe bagi kesehatan. Selama ini, banyak orang telah mendengar bahwa tempe bermanfaat untuk menjaga kesehatan. Namun barangkali belum banyak yang tahu bagaimana proses terciptanya manfaat itu. Setelah mendengarkan pidato tentang topik ini, diharapkan pendengar lebih memahami MENGAPA tempe baik bagi kesehatan. Jadi bukan hanya sekedar ikut-ikutan tanpa tahu lebih dalam.

Saat ini klub-klub Toastmasters banyak yang akan atau telah menyelenggarakan lomba pidato humoristis. Tujuan pidato semacam ini adalah membuat orang lain terhibur. Dengan kata lain, setelah mendengarkan pidato humoristis, orang akan merasa terhibur hatinya, lepas segala beban yang dipikulnya (paling tidak untuk sementara).

Pernah mendengar pidato berisi pengalaman orang-orang yang berhasil keluar dari lembah kesulitan, untuk kemudian meraih kesuksesan? Dengan menyampaikan pidato ini, diharapkan orang lain dapat terilhami untuk berjuang meraih kesuksesan dan kebahagiaan. Salah satu contoh pidato yang bertujuan mengilhami pendengar adalah pidato pesta pernikahan.

Apapun tujuan pidato anda, yang jelas pidato tersebut harus diarahkan untuk kepentingan pendengar, bukan pembicara. Dengan kata lain, pendengar harus dapat memetik manfaat dari pidato yang kita sampaikan. Oleh karena itu, sebelum berpidato, penting bagi pembicara untuk mengenali profil pendengarnya. Jangan sampai pendengar tidak tertarik dengan pidato yang kita sampaikan lantaran isi pidato jauh dari realitas keseharian mereka. Sebagai contoh, mahasiswa barangkali tidak akan tertarik mendegar pidato berisi penawaran mobil model terbaru yang harganya selangit. Hal ini lantaran banyak mahasiswa yang belum mempunyai penghasilan sendiri. Kalaupun sudah punya, biasanya tidak besar.

Selain bermanfaat, tujuan pidato haruslah masuk akal. Artinya pesan-pesan yang disampaikan dalam pidato dapat dilaksanakan oleh pendengar sesuai dengan batas-batas kemampuan mereka. Sebagai contoh adalah seseorang yang menyampaikan pidato tentang keuntungan memiliki bisnis sendiri. Tentu tidak masuk akal jika tujuan pidato ini adalah agar orang segera keluar dari tempat kerja mereka lalu berbondong-bondong mendirikan usaha baru. Yang lebih tepat, setelah mendengar pidato ini, pendengar memahami keuntungan-keuntungan membangun usaha secara mandiri.

Dengan tujuan yang jelas, bermanfaat bagi pendengar, dan dapat dicapai, pidato yang akan kita sampaikan akan lebih efektif. Naskah pidatopun lebih mudah untuk disusun.

Diadaptasi dari buku “Competent Communication Manual” yang diterbitkan oleh Toastmasters International

Kontes Gabungan Pidato Humor dan Penilaian

Rekan Anggota , Calon Anggota , Tamu dan Rekan-Rekan Anggota Klub Toastmaster lainnya.

Kami dari Klub Jakarta Bahasa Toastmasters mengundang rekan semua untuk hadir dalam Kontes Gabungan Pidato Humor dan Penilaian yang diadakan bersama dengan Klub Jakarta Mandarin Toastmasters dan akan dilaksanakan pada tanggal 13 Sept 2014 di Gedung Menara Kuningan Jakarta Selatan (undangan dibawah).

Seperti telah kita semua ketahui bahwa dengan datang dan menyaksikan acara kontes ini, kita semua dapat melihat dan belajar, bagaimana membawakan pidato humor dan memberikan penilaian individu dilakukan dengan baik dan apik.

Oleh karena itu , mari ramai2 kita hadiri acara ini dan silahkan ajak teman, keluarga , istri, suami rekan semuanya .

Untuk penyediaan tempat dan makan siang, kami harapkan rekan yang berencana akan hadir dalam acara kontes ini, dapat mendaftarkan diri terlebih dahulu kepada panitia penyelenggara sebagaimana tercantum dalam undangan.

Demikian undangan ini dan sampai bertemu di Menara Kuningan lantai F2 tanggal 13 Sept 2014.

Salam
Lesmana Nahar
Presiden Klub Jakarta Bahasa Toastmasters

undangan joint contest (Final)__Comp

10 Tips Mengatasi Gugup

Merasa gugup sebelum memberikan pidato atau berbicara di depan umum adalah hal yang wajar serta alami dan bahkan menguntungkan jika kadarnya tepat, tetapi kegugupan bisa merugikan jika berlebihan.

Berikut adalah beberapa tips yang terbukti bermanfaat untuk mengendalikan kegugupan sehingga kita dapat memberikan presentasi yang lebih baik.

1. Kuasai materi pidato Anda

Pilih topik yang Anda sukai. Kumpulkan bahan dan informasi lebih banyak tentang topik tersebut daripada yang Anda ingin sampaikan dalam pidato. Gunakan humor, kisah-kisah pribadi, dan bahasa percakapan—dengan cara itu Anda tidak akan mudah lupa dengan apa yang harus Anda sampaikan.

2. Latihan! Latihan! Latihan!

Berlatih keras dengan semua peralatan yang akan digunakan dalam pidato Anda. Berlatihlah untuk menepati waktu yang ditentukan dan untuk mengantisipasi hal-hal yang tak terduga.

3. Kenali hadirin pertemuan

Menyapa beberapa hadirin saat mereka tiba. Berbincang ringan dengan beberapa orang hadirin sebelum acara dimulai akan lebih membuat Anda merasa lebih tenang.

4. Ketahui ruangan tempat Anda akan berpidato

Datanglah lebih awal untuk menyesuaikan diri dengan kondisi dan lingkungan tempat Anda akan berpidato dan berlatih menggunakan mikrofon dan alat bantu visual.

5. Rileks

Mulailah dengan menatap hadirin lalu tarik napas panjang. Hal ini akan memberi waktu untuk menenangkan saraf Anda. Ambil jeda, tersenyumlah, dan hitung sampai hitungan ketiga sebelum berkata apa-apa. Ubahlah energi gugup menjadi antusiasme.

6. Visualisasikan diri Anda saat memberikan pidato

Bayangkan diri Anda berbicara, suara Anda keras, jelas, dan percaya diri. Visualisasikan hadirin bertepuk tangan—itu akan meningkatkan kepercayaan diri.

7. Sadarilah bahwa hadirin ingin Anda berhasil

Hadirin ingin Anda tampil menarik,menginspirasi, informatif dan menghibur.Yakinlah tidak ada satupun hadirin yang menginginkan Anda gagal.

8. Jangan mohon maaf atas kegugupan atau masalah

Penonton mungkin tidak melihat dan tidak pernah tahu mengenai hal itu.

9. Berkonsentrasilah pada pidato Anda

Geser perhatian Anda dari kecemasan Anda sendiri dengan berkonsentrasi pada pesan dan hadirin Anda.

10.Pengalaman/Jam Terbang

Tambahlah terus pengalaman atau jam terbang Anda dalam berbicara di depan umum karena pengalaman atau jam terbang akan membangun rasa percaya diri, yang merupakan kunci untuk berbicara yang efektif.Sebuah klub Toastmasters dapat memberikan pengalaman dan menambah jam terbang yang Anda butuhkan dalam lingkungan yang aman dan ramah.

Read the rest of this entry